DPRD Sumbar Setujui Perda Keolahragaan

2017-03-17 19:37:14     -     Afnilmahfuzi   |     View : 44
  No Image

Padang, (Antara Sumbar) - DPRD Sumatera Barat bersama pemerintah provinsi setempat menyetujui Peraturan Daerah tentang Keolahragaan, yag isinya antara lain mengenai pembinaan atlet, olahraga prestasi dan disabilitas.
 
"Hari ini kami sahkan setelah mendengar pandangan fraksi-fraksi yang sangat mendukung Perda Keolahragaan ini," kata Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim dalam rapat paripurna di Padang, Kamis.
 
Ia menjelaskan perda tersebut mengatur tentang olahraga pendidikan, olahraga prestasi lalu olahraga rekreasi dan olahraga disabilitas.
 
Selain itu, juga mengatur hal-hal yang berkaitan dengan pembinaan atlet dan organisasi keolahragaan seperti cabang-cabang olahraga.
 
Ranperda yang digagas oleh Komisi V DPRD Sumbar sejak 2016 itu merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas keolahragaan dan adanya kesejahteraan bagi atlet berprestasi, katanya.
 
"Setelah ditetapkan menjadi perda, kami berharap Pemerintah Sumbar segera mengeluarkan peraturan gubernur terkait hal ini," kata Hendra.
 
Untuk meningkatkan prestasi keolahragaan Sumbar banyak aspek yang harus dibenahi seperti pembinaan atlet, perbaikan kualitas sarana dan prasarana serta sistem organisasinya.
 
Kondisi kini, sebutnya, belum terkoordinasinya pendanaan kegiatan olahraga, belum jelasnya pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan, dan belum terbangunnya kesadaran masyarakat akan arti penting olahraga.
 
"Dari semua masalah itu yang paling menonjol adalah belum optimalnya kemauan politik pemerintah dalam penyelenggaraan olahraga, baik dari segi olahraga pendidikan, rekreasi maupun prestasi," tambahnya.
 
Kemudian sistem pembinaan olahraga juga belum terarah dan belum berkesinambungan. Ia mencontohkan ketika ada iven olahraga atlet baru dipersiapkan menjelang iven dengan tergesa-gesa, sehingga proses pembibitan tidak berjalan dengan baik.
 
Faktor lainnya dibuat perda ini adalah kualitas sumber daya manusia yang masih rendah seperti kualitas pelatih, seharusnya guru pendidikan jasmani di sekolah bisa diberdayakan untuk melakukan pembinaan bibit atlet sejak dini.
 
"Kalau dari segi jumlah penduduk, Sumbar memiliki lebih kurang 5,5 juta jiwa. Jadi, sangat bisa untuk memperoleh bibit-bibit potensial dan unggul untuk berbagai cabang olahraga," ujar dia.
 
Senada Juru Bicara Fraksi Demokrat, Endarmy mengatakan perda ini diharapkan dapat membangkitkan semangat dan motivasi seluruh atlet di Sumbar untuk mengukir prestasi.
 
Perda ini sudah diatur seluruhnya mengenai olahraga, baik itu organisasinya, iven, maupun penghargaan kepada atlet, katanya.
 
Sementara Sekretaris Daerah Sumbar, Ali Asmar mengucapkan terima kasih kepada DPRD Sumbar khususnya Komisi V yang telah menggagas perda ini hingga bisa ditetapkan.
 
"Dengan adanya payung hukum ini kami berharap dunia olahraga Sumbar dapat lebih maju lagi," katanya. (*)




© 2016 Website JDIH
Provinsi Sumatera Barat. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum
Konsultan IT - Team eGovernment Provinsi Sumatera Barat